we are friends

Me and you is friends
you smile, i smile
you hurt, i hurt
you cry, i cry
you jump off a bridge
i'm gonna miss you....................

pantai sarang Tiung

Photobucket

lagi ga semangat nge jepret...........................!!!!

Kotabaru.....

Karena ini adalah hasil karya orang lain, jadi buat kamu-kamu yang pengen tau lebih jelas tentang Kabupaten Kotabaru.... dan tempat-tempat wisatanya...... silahkan klik disini

kotabaru bumi saijaan

Photobucket


Kabupaten Kotabaru adalah salah satu Kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di ujung utara pulau Pulau Laut. Kabupaten terdiri dari Pulau, Kepulauan dan sebagian berada di daratan Pulau Kalimantan yang memiliki luas wilayah 9.422,73 km² atau 1/4 wilayah propinsi Kalimantan selatan dan berpenduduk sebanyak 241.959 jiwa BPS 2004 dengan nelayan laut sebanyak 15.961 jiwa. Motto: "Sa-ijaan" (bahasa Banjar).
Letak Kotabaru pada 01°21'49" sampai dengan 04°10'14" Lintang Selatan dan 114°19'13" sampai dengan 116°33'28" Bujur Timur.


Photobucket


Letak Kotabaru di sebelah Tenggara provinsi Kalimantan Selatan yaitu:

Sebelah Utara berbatasan Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur,
Sebelah Barat berbatasan Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut,
Sebelah Selatan berbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Laut Jawa,
Sebelah Timur berbatasan Selat Makassar.


Photobucket


Kotabaru memiliki beberapa pulau kecil, dan beberapa di antaranya belum bernama. Kecamatan Kelumpang Tengah memiliki 21 pulau kecil, Kecamatan Pulau Sebuku memiliki 10 pulau kecil, Kecamatan Pulau Laut Selatan memiliki 23 pulau kecil, dan lain-lain. Pulau-pulau di Kotabaru di antaranya, Pulau Laut, Pulau Sebuku, Pulau Kerayaan, Pulau Kerayaan Kecil, Pulau Kerasian, Pulau Kerumputan, Pulau Serudung, Pulau Birah-birahan, Pulau Semut, Pulau Kalambau, Pulau Manti dan lain-lain.

Lagu daerah dari kabupaten Kotabaru adalah Paris Barantai


Lirik lagu Dygta - Jatuh Cinta

Malam terasa indah sejak ku mengenalmu

Pagi semakin cerah bila ku mengingatmu

Apakah yang kurasa benar jatuh cinta

Mungkinkah aku jatuh cinta padanya

Mungkinkah aku jatuh hati padanya

Hatiku terasa semakin rindu

Rindu ini hanya untuk dirinya

Sayang ini hanya untuk dirinya

Oh tuhan aku jatuh cinta

Mungkin hanya cintamu meluluhkan hatiku

Apakah yang kurasa benar jatuh cinta

Apakah yang kurasa benar jatuh cinta

Lirik lagu Dirly - Tak Ingin Dilupakan

aku bagaikan ada di saat yang terindah

menjadi bagian kisah terhempas dari cinta
tersiksa cintamu yang tlah dinikmati orang lain
menjadi bagian tawa dan cemooh semua orang

dengarlah lagu dari orang yang tak mau putus asa
dengarlah lagu dari orang yang tak ingin dilupakan

menepis hari yang sedih
membuatku lupa akan arti harga diri
caci makilah atau kau buatku tersenyum
tuk hadapi kenyataan

angkat kepala yang tertunduk malu terasa berat
lawan sendiri arus kemenangan orang lain

dengarlah lagu dari orang yang tak mau putus asa
dengarlah lagu dari orang yang tak ingin dilupakan

menepis hari yang sedih
membuatku lupa akan arti harga diri
caci makilah atau kau buatku tersenyum
tuk hadapi kenyataan

menepis hari yang sedih
bagaikan berdiri di tepi jurang batinku
doronglah aku atau kau raih tangan ini
tuk hadapi kenyataan

menepis hari yang sedih…

menepis hari yang sedih…

menepis hari yang sedih
membuatku lupa akan arti harga diri
caci makilah atau kau buatku tersenyum
tuk hadapi kenyataan

menepis hari yang sedih
bagaikan berdiri di tepi jurang batinku
doronglah aku atau kau raih tangan ini
tuk hadapi kenyataan

Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya

Sebuah teori lahir dari keingintahuan akan suatu kejadian atau keadaan. Tidak mudah untuk mempercayai sebuah teori baru, apalagi jika teori tersebut lahir ditengah kondisi masyarakat yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh para ilmuwan di awal-awal penemuan mereka.

Hal utama yang dihadapi untuk mengerti lebih jauh lagi tentang Tata Surya adalah bagaimana Tata Surya itu terbentuk, bagaimana objek-objek didalamnya bergerak dan berinteraksi serta gaya yang bekerja mengatur semua gerakan tersebut. Jauh sebelum Masehi, berbagai penelitian, pengamatan dan perhitungan telah dilakukan untuk mengetahui semua rahasia dibalik Tata Surya.

Pengamatan pertama kali dilakukan oleh bangsa China dan Asia Tengah, khususnya dalam pengaruhnya pada navigasi dan pertanian. Dari para pengamat Yunani ditemukan bahwa selain objek-objek yang terlihat tetap di langit, tampak juga objek-objek yang mengembara dan dinamakan planet. Orang-orang Yunani saat itu menyadari bahwa Matahari, Bumi, dan Planet merupakan bagian dari sistem yang berbeda. Awalnya mereka memperkirakan Bumi dan Matahari berbentuk pipih tapi Phytagoras (572-492 BC) menyatakan semua benda langit berbentuk bola (bundar).

Sampai dengan tahun 1960, perkembangan teori pembentukan Tata Surya bisa dibagi dalam dua kelompok besar yakni masa sebelum Newton dan masa sesudah Newton.

Permulaan Perhitungan Ilmiah
Perhitungan secara ilmiah pertama kali dilakukan oleh Aristachrus dari Samos (310-230 BC). Ia mencoba menghitung sudut Bulan-Bumi-Matahari dan mencari perbandingan jarak dari Bumi-Matahari, dan Bumi-Bulan. Aristachrus juga merupakan orang pertama yang menyimpulkan Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk lingkaran yang menjadi titik awal teori Heliosentrik. Jadi bisa kita lihat kalau teori heliosentrik bukan teori yang baru muncul di masa Copernicus. Namun jauh sebelum itu, Aristrachrus sudah meletakkan dasar bagi teori heliosentris tersebut.

Pada era Alexandria, Eratoshenes (276-195BC) dari Yunani berhasil menemukan cara mengukur besar Bumi, dengan mengukur panjang bayangan dari kolom Alexandria dan Syene. Ia menyimpulkan, perbedaan lintang keduanya merupakan 1/50 dari keseluruhan revolusi. Hasil perhitungannya memberi perbedaan sebesar 13% dari hasil yang ada saat ini.

Ptolemy dan Teori Geosentrik
Ptolemy (c 150AD) menyatakan bahwa semua objek bergerak relatif terhadap bumi. Dan teori ini dipercaya selama hampir 1400 tahun. Tapi teori geosentrik mempunyai kelemahan, yaitu Matahari dan Bulan bergerak dalam jejak lingkaran mengitari Bumi, sementara planet bergerak tidak teratur dalam serangkaian simpul ke arah timur. Untuk mengatasi masalah ini, Ptolemy mengajukan dua komponen gerak. Yang pertama, gerak dalam orbit lingkaran yang seragam dengan periode satu tahun pada titik yang disebut deferent. Gerak yang kedua disebut epycycle, gerak seragam dalam lintasan lingkaran dan berpusat pada deferent.

Teori heliosentrik dan gereja
Nicolaus Copernicus (1473-1543) merupakan orang pertama yang secara terang-terangan menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat sistem Tata Surya, dan Bumi bergerak mengeliinginya dalam orbit lingkaran. Untuk masalah orbit, data yang didapat Copernicus memperlihatkan adanya indikasi penyimpangan kecepatan sudut orbit planet-planet. Namun ia mempertahankan bentuk orbit lingkaran dengan menyatakan bahwa orbitnya tidak kosentrik. Teori heliosentrik disampaikan Copernicus dalam publikasinya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium kepada Paus Pope III dan diterima oleh gereja.

Tapi dikemudian hari setelah kematian Copernicus pandangan gereja berubah ketika pada akhir abad ke-16 filsuf Italy, Giordano Bruno, menyatakan semua bintang mirip dengan Matahari dan masing-masing memiliki sistem planetnya yang dihuni oleh jenis manusia yang berbeda. Pandangan inilah yang menyebabkan ia dibakar dan teori Heliosentrik dianggap berbahaya karena bertentangan dengan pandangan gereja yang menganggap manusialah yang menjadi sentral di alam semesta.

Lahirnya Hukum Kepler
Walaupun Copernicus telah menerbitkan tulisannya tentang Teori Heliosentrik, tidak semua orang setuju dengannya. Salah satunya, Tycho Brahe (1546-1601) dari Denmark yang mendukung teori matahari dan bulan mengelilingi bumi sementara planet lainnya mengelilingi matahari. Tahun 1576, Brahe membangun sebuah observatorium di pulau Hven, di laut Baltic dan melakukan penelitian disana sampai kemudian ia pindah ke Prague pada tahun 1596.

Di Prague, Brahe menghabiskan sisa hidupnya menyelesaikan tabel gerak planet dengan bantuan asistennya Johannes Kepler (1571-1630). Setelah kematian Brahe, Kepler menelaah data yang ditinggalkan Brahe dan menemukan bahwa orbit planet tidak sirkular melainkan elliptik.

Kepler kemudian mengeluarkan tiga hukum gerak orbit yang dikenal sampai saat ini yaitu ;

  1. Planet bergerak dalam orbit ellips mengelilingi matahari sebagai pusat sistem.
  2. Radius vektor menyapu luas yang sama dalam interval waktu yang sama.
  3. Kuadrat kala edar planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari.

Kepler menuliskan pekerjaannya dalam sejumlah buku, diantaranya adalah Epitome of The Copernican Astronomy dan segera menjadi bagian dari daftar Index Librorum Prohibitorum yang merupakan buku terlarang bagi umat Katolik. Dalam daftar ini juga terdapat publikasi Copernicus, De Revolutionibus Orbium Coelestium.

Awal mula dipakainya teleskop
Pada tahun 1608, teleskop dibuat oleh Galileo Galilei (1562-1642), .Galileo merupakan seorang professor matematika di Pisa yang tertarik dengan mekanika khususnya tentang gerak planet. Ia salah satu yang tertarik dengan publikasi Kepler dan yakin tentang teori heliosentrik. Dengan teleskopnya, Galileo berhasil menemukan satelit-satelit Galilean di Jupiter dan menjadi orang pertama yang melihat keberadaan cincin di Saturnus.

Salah satu pengamatan penting yang meyakinkannya mengenai teori heliosentrik adalah masalah fasa Venus. Berdasarkan teori geosentrik, Ptolemy menyatakan venus berada dekat dengan titik diantara matahari dan bumi sehingga pengamat dari bumi hanya bisa melihat venus saat mengalami fasa sabit.

Tapi berdasarkan teori heliosentrik dan didukung pengamatan Galileo, semua fasa Venus bisa terlihat bahkan ditemukan juga sudut piringan venus lebih besar saat fasa sabit dibanding saat purnama. Publikasi Galileo yang memuat pemikirannya tentang teori geosentrik vs heliosentrik, Dialogue of The Two Chief World System, menyebabkan dirinya dijadikan tahanan rumah dan dianggap sebagai penentang oleh gereja.

Dasar yang diletakkan Newton
Di tahun kematian Galileo, Izaac Newton (1642-1727) dilahirkan. Bisa dikatakan Newton memberi dasar bagi pekerjaannya dan orang-orang sebelum dirinya terutama mengenai asal mula Tata Surya. Ia menyusun Hukum Gerak Newton dan kontribusi terbesarnya bagi Astronomi adalah Hukum Gravitasi yang membuktikan bahwa gaya antara dua benda sebanding dengan massa masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum Gravitasi Newton memberi penjelasan fisis bagi Hukum Kepler yang ditemukan sebelumnya berdasarkan hasil pengamatan. Hasil pekerjaannya dipublikasikan dalam Principia yang ia tulis selama 15 tahun.

Teori Newton menjadi dasar bagi berbagai teori pembentukan Tata Surya yang lahir kemudian, sampai dengan tahun 1960 termasuk didalamnya teori monistik dan teori dualistik. Teori monistik menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Sedangkan teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda.


sumber : The Origin and Evolution of the Solar System (M. M. Woolfson)

Template by : kendhin x-template.blogspot.com